detikcom
detiki-Net detikInet
Hal. Utama iNet Berita iNet Hardware Software Elektronik Telko Info Game Download
   detikNews | detikFinance | detikSaham | detikHot | detiki-Net | detikSport | detikFood | detikPlus | SMSIklan | Ticket Box
Kamis, 25 Nopember 2004
APC
 
 
Database
R e k a n a n

Berita Lain
Software
25/11/2004 16:09 WIB
ERP Solomon, Incar UKM Hingga Eceran

Software
23/11/2004 09:59 WIB
Waspadai Patch IE dari Pihak Ketiga

Software
22/11/2004 12:21 WIB
Sertifikasi Linux Diharapkan Pacu IGOS

Indeks Berita
Dapatkan informasi berita politik paling mutakhir dari detikcom di HP Anda. Klik di sini!

ERP Solomon, Incar UKM Hingga Eceran
Reporter: Wicaksono Hidayat

detikcom - Jakarta, Microsoft Solomon, software ERP dari keluarga besar Microsoft Business Solution, secara khusus membidik pasar usaha menengah. Bahkan, bisa dibeli eceran.

Aplikasi ERP (enterprise resource planning) Microsoft Solomon 6.0 baru saja diluncurkan untuk Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lainnya. Menurut Laurent Dedenis, Managing Director Solomon Software Asia Tenggara produk itu memang membidik pengguna usaha menengah.

Lebih spesifik lagi, lanjut Laurent, Solomon membidik industri distribusi, manufaktur dan jasa keuangan. "Secara global pengguna Solomon ada 15000, di Asia sekitar 1000 dan di Indonesia berkisar pada angka seratus," sebut Laurent dalam temu wartawan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (25/11/2004).

Fredy Tandiary, Direktur Technosoft rekanan Microsoft, menyebut beberapa perusahaan pengguna Solomon di Indonesia, seperti Indomilk, Beras Ayam Jago dan PT Alam Makmur. "Saat ini ada empat proyek implementasi lagi yang sedang kami kerjakan di Indonesia," ujarnya.

Bisa Eceran

Perusahaan yang awalnya dikembangkan di Ohio ini juga bisa memenuhi perusahaan yang ingin membeli secara eceran. Maksudnya, pengguna Solomon bisa membeli lisensi penggunaan hanya untuk satu pengguna saja.

Hal itu, ujar Laurent, terutama diterapkan oleh lembaga-lembaga non-profit. "Salah satu pendiri Solomon adalah orang yang beragama. Maka klien-kliennya juga mencakup gereja, biasanya mereka hanya membeli untuk satu sampai lima pengguna saja," tutur Laurent.

Menurut Laurent, untuk satu atau dua pengguna, Solomon bisa didapatkan pada kisaran harga US$ 5000 (Rp 44,8 juta). Sedangkan untuk pengguna yang lebih banyak, harga Solomon dimulai dari US$ 50000 (Rp 448 juta) sampai US$ 150000 (kurang lebih Rp 1,3 miliar).

Setelah peluncuran Solomon 6.0, Laurent tidak menyebutkan target penghasilan dari pasar di Indonesia. Ia hanya mengungkapkan optimismenya bahwa tahun 2005 akan lebih baik.(wsh)

Baca juga:

     
detiki-Net:
Hal. Utama | Net | Hardware | Software | Elektronik | Telko | Download | Info Game
© 2004 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer