Login | Registrasi | Search 
  Edisi Cetak | English Version | MyBisnis.com | PDA Bisnis | Foto

Surat Pembaca
Bisnis.com

Jumat, 26/11/2004 13:41 WIB
Microsoft Solomon bidik perusahaan menengah
oleh : Deriz Ss

JAKARTA (Bisnis): Microsoft Solomon membidik ceruk pasar perusahaan kelas menengah Indonesia yang memiliki kebutuhan khusus terhadap sistem Enterprise Resources Planning (ERP).

Laurent Dedenis, Managing Director Microsoft Solomon untuk kawasan Asia Tenggara, mengatakan perusahaan itu berupaya mendiferensiasikan aplikasi ERP-nya dari produk yang ditawarkan pesaing dengan sistem paket.

"Perusahaan menengah, apalagi UKM memiliki kebutuhan aplikasi bisnis yang unik sehingga tidak bisa dipukul rata begitu saja dengan menawarkan paket," ujarnya seusai peluncuran Microsoft Solomon 6.0.

Perusahaan itu memposisikan Solomon 6.0 sebagai sistem ERP alternatif yang bisa disesuaikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi perusahaan skala menengah dan kecil.

Strategi Microsoft Solomon ini berbeda dari kecenderungan pasar di Tanah Air selama dua tahun terakhir yang diwarnai dengan peluncuran aplikasi ERP dalam bentuk paket bagi segmen UKM, terutama oleh SAP dan Oracle.

Dia menjelaskan strategi pemasaran Microsoft Solomon sangat tergantung dari bagaimana mitranya memposisikan aplikasi Solomon berhadap-hadapan dengan paket aplikasi maupun ERP kelas korporasi.

"Dalam beberapa kasus, pengguna lebih memilih Solomon dibandingkan sistem ERP kelas enterprise atau paket aplikasi kelas UKM yang harganya lebih murah," ujar Dedenis.

Implementasi Solomon sejak dipasarkan pada 1997 membutuhkan biaya US$20.000 hingga US$100.000 dalam jangka waktu tiga hingga enam bulan. Selama itu, aplikasi ini digunakan oleh sekitar 100 perusahaan.

Tampilan Cetak


  17/12/2004 03:54 WIB
Bisnis uang, paradigma baru sektor perbankan
Oleh Aprilian Hermawan

  16/12/2004 01:06 WIB
Nasib industri ketika gas 'menguap' ke luar negeri
(Bag. 2 dari 2 tulisan)

Oleh Eva Nila Sari

  15/12/2004 02:49 WIB
Munas VII Partai Golkar
Menguji 'keperkasaan' Akbar Tandjung

Oleh Tomy Sasangka

  15/12/2004 02:48 WIB
Nasib industri ketika gas 'menguap' ke luar negeri
(Bag. 1 dari 2 tulisan)

Oleh Eva Nila Sari

  15/12/2004 02:47 WIB
Hawthorne merasa dirugikan
Merek Blue Star siapa yang punya?

Oleh Suwantin Oemar

  15/12/2004 02:45 WIB
Ironi HAM harus diungkap
Oleh Algooth Putranto

Login | Registrasi | Search 
Bisnis.com :
Kontak Kami | Tentang Bisnis.com | E-mail | Advertise Headline Kami di website Anda | Rights and Permissions | Lowongan di Bisnis.com
Bisnis Indonesia :
Berlangganan | Servis Pelanggan | Advertise | Web Edition | Online Photo | Website Group Bisnis Indonesia lainnya
  Edisi Cetak | English Version | MyBisnis.com | PDA Bisnis | Foto